WELCOME TO FOREST CONSERVATION

SAVE OUR FOREST
WILL
SAVE OUR WORLD

SAVE OUR FOREST
FOR
A BETTER FUTURE

Selasa, 10 Maret 2009

SIKLUS KARBON

Karbon merupakan salah satu unsur yang mengalami daur dalam ekosistem. Dimulai dari karbon yang ada di atmosfer berpindah ke dalam tumbuhan hijau (produsen), konsumen, dan organisme pengurai, kemudian kembali ke atmosfer. Di atmosfer karbon terikat dalam bentuk senyawa karbon dioksida (CO2).


Karbon dioksida merupakan bagia dari udara esensial yang dapat mempengaruhi radiasi panas dari bumi, dan dapat membentuk persediaan karbon anorganik. Proses fotosintesis yang terjadi dalam tumbuhan hijau (produsen) merupakan proses pengubahan karbon dioksida sebagai karbon anorganik menjadi karbohidrat sebagai senyawa hidrokarbon yang dalam hal pengubahan karbon disebut senyawa karbon organik dalam tubuh tumbuhan disertai dengan penyimpanan energi yang bersumber dari radiasi sinar matahari, sehingga dalam tubuh tumbuhan tersimpan energi yang disebut energi biokimia tersimpan bersama dengan senyawa organik kompleks dalam tubuh tumbuhan selama pertumbuhannya. senyawa organik tersebut akan ditransfer ke dalam tubuh konsumen melalui proses interaksi dalam rantai maupun jaring- jaring makanan, sehinggan sebagian dari senyawa karbon organik, akan tetap berada dalam tubuh konsumen (manusia, binatang/hewan) sampai mati. lalu setelah mati kemudian senyawa terurai dan dilepas dalam bentuk CO2, sedangkan yang tidak terurai akan menjadi bahan bakar fosil.


Pada setiap ekosistem jumlah karbon yang tersimpan berbeda-beda tergantung pada keanekaragaman hayatinya dan kompleksitas komponen yang menyusun ekosistem. Kompleksitas ekosistem akan berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya siklus karbon yang melalui setiap komponennya.


referensi :


Indriyanto, Ir.2008. Ekologi Hutan. Bumi Aksara. Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar