WELCOME TO FOREST CONSERVATION

SAVE OUR FOREST
WILL
SAVE OUR WORLD

SAVE OUR FOREST
FOR
A BETTER FUTURE

Minggu, 22 Maret 2009

Rusa Bawean ( Axis kuhlii )






rusa bawean
rusa bawean


Rusa bawean ( Axis kuhlii ) adalah satwa nmenyusui dan merupakan salah satu dari empat jenis rusa di indonesia. tiga jenis rusa lainya adalah rusa sambar ( Cervus unicolor ), rusa timor ( Cervus timorensis ), rusa kijang ( Muntiacus muntcjak).


Rusa bawean diperkirakan berasal dari nenek moyangnya hog deer ( Axis porcinus) yang diperkenalkan oleh pedagang-pedagang eropa. Hog deer merupakan marga terdekat rusa bawean yang terdapat di dataran asia tenggara dan calamian deer ( Axis calamian) yang terdapat di pulau calamian, Filipina.


DESKRIPSI MORFOLOGIS







rusa bawean2
rusa bawean2
tinggi 60-70 cm, tinggi tumit kurang dari 0,32 m, panjang badan 105-115 dengan berat badan kurang lebih 50 kg. Umur sapih +/- 8 bulan., umur kelamin dewasa kurang lebih 2 tahun. lama hidup rusa bawean dapat mencapai 40 tahun. selain ciri-ciri itu, terdapat juga ciri-ciri istimewa adalah mempunyai gigi taring pada rahang bawahnya, ekor berambut sikat dengan warna coklat pada bagian atasnya dari pangkal ekornya dan warna putih pada bagian bawah dari ujung ekor.


bulu rusa bawean berwarna coklat kecuali bagian leher dan sekitarnya berwarna putih terang. bahu bagian depan lebih rendah dari bagian belakang sehingga terkesan merunduk seperti kijang. pada anak rusa sering terdapat totol - totol yang dalam waktu singkat akan menghilang.


rusa bawean jantan dewasa mempunyai sepasang tanduk bercabang dan ranggahnya baru tumbuh setelah rusa berumur delapan bulan. cabang ranggah yang ganjil menunjukan bahwa rusa tersebut berumur genap. tanduk tumbuh mulai umur 8 bulan, dimulai dengan tonjolan di samping telinga, kemudia memanjang dan tumbuh lengkap pada umur 20-23 tahun. kemudian tanduk itu akan tanggal dan digantikan oleh sepasang tanduk lain dengan satu cabang. kemudian setrusnya sampai tanduk bercabang tiga yaitu saat berumur tujuh tahun.


musim kawin antara bulan Oktober- November pada umunya berakhir bulan Januari. masa bunting selama 7,5 bulan setelah perkawinan atau 220-235 hari, umumnya anak yang dilahirkan sebanyak dua ekor.


di alam, rusa bawean hidup berkelompok, dengan anggota 2-3 ekor, jarang sampai berpuluh-puluh ekor seperti rusa timor. sifatnya diurnal, yaitu saat panas beristirahat di bawah pohon yang rindang sambil memamah biak.


SEBARAN RUSA BAWEAN







Peta Bawean
PetaBawean-2-1
merupakan rusa endemik di areal kepulauan Indo-Australia, rusa ini merupakan jenis yang paling terisolasi di selruh dunia. Pulau bawean merupakan satu-satunya tempat yang menjadi habitat alami rusa bawean, dan merupakan rusa yang paling langka dan paling terbatas habitatnya di dunia yakni hanya di pulau bawean. Dalam IUCN rusa bawean dikategorikan sebagai endangered.



Sumber :


adawiyah, adah.2006.Tipe pemanfaatn pelindung bagi rusa bawean di kawasan suaka alam pulau bawean.UGM.Yogyakarta


Yuniatun, rosyidah.2007.Studi Habitat Tempat Berlindung Rusa Bawean.UGM.Yogyakarta


www.baungcamp.com


www.bawean.net


www.sakdalah.blogspot.com


43 Things Tags: ,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Endangered Animal of the Day